Frustasi, Pemuda Nekat Bakar Diri
Jiwan, Madiun, News, Peristiwa, Sambirejo, Utama 01.14
Madiun - Diduga akibat frustasi Hendri
warga Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, nekat
mengakhiri hidupnya dengan membakar tubuhnya yang telah diguyur dengan
bensin.
Peristiwan memilikukan tersebut terjadi siang tadi, di dekat SPBU Jiwan. Aksi nekat pengantin baru tersebut pertama kali dikatahui oleh Hartono salah satu warga sekitar. Awalnya ia curiga dengan suara keras mirip ledakan dari dekat rumahnya.
"Pas didalam rumah saya mendegar ada suara kayak ledakan terus saya keluar mencari asal suara tersebut. Dan saya melihat ada orang dalam keadaan penuh api berlari-lari sambil teriak minta tolong," ujarnya, Minggu (12/5/2013).
Namun karena besarnya kobaran api membuat warga yang ingin menolong justru takut terkena sambaran api. Akhirnya tidak berselang lama korban langsung jatuh tersungkur dan tewas seketika dalam keadaan tubuh gosong dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
"Orang sini gak berani nolong wong takut kalau kesambar api. Pas apinya sudah padam warga baru berani mendekat dan ada yang mengenali kalau korbanya adalah Hendri warga desa sebelah," kata dia.
Hingga kini belum ada yang mngetahui secara pasti penyebab pria yang baru menikah beberapa bulan tersebut nekat memngakhiri hidupnya. Karena pihak keluarga yang datang ke lokasi juga tidak mau memberikan keterangan kepada pihak kepolisian maupun wartawan.
Jenasah korban kemudian oleh aparat polsek setempat langsung dibawa ke RSUD dr Soedono Madiun untuk dilakukan visum. Guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.sebelumnya jenasah kkorban sempat menjadi tontonan gratis ratusan warga.
Peristiwan memilikukan tersebut terjadi siang tadi, di dekat SPBU Jiwan. Aksi nekat pengantin baru tersebut pertama kali dikatahui oleh Hartono salah satu warga sekitar. Awalnya ia curiga dengan suara keras mirip ledakan dari dekat rumahnya.
"Pas didalam rumah saya mendegar ada suara kayak ledakan terus saya keluar mencari asal suara tersebut. Dan saya melihat ada orang dalam keadaan penuh api berlari-lari sambil teriak minta tolong," ujarnya, Minggu (12/5/2013).
Namun karena besarnya kobaran api membuat warga yang ingin menolong justru takut terkena sambaran api. Akhirnya tidak berselang lama korban langsung jatuh tersungkur dan tewas seketika dalam keadaan tubuh gosong dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
"Orang sini gak berani nolong wong takut kalau kesambar api. Pas apinya sudah padam warga baru berani mendekat dan ada yang mengenali kalau korbanya adalah Hendri warga desa sebelah," kata dia.
Hingga kini belum ada yang mngetahui secara pasti penyebab pria yang baru menikah beberapa bulan tersebut nekat memngakhiri hidupnya. Karena pihak keluarga yang datang ke lokasi juga tidak mau memberikan keterangan kepada pihak kepolisian maupun wartawan.
Jenasah korban kemudian oleh aparat polsek setempat langsung dibawa ke RSUD dr Soedono Madiun untuk dilakukan visum. Guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.sebelumnya jenasah kkorban sempat menjadi tontonan gratis ratusan warga.
Sumber : Beritajatim.com
JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :






